Category Archives: Kepemilikan

Kebijakan Khilafah Mengembalikan Kepemilikan Publik dan Negara

Oleh: Hafidz Abdurrahman Di antara masalah yang dihadapi negeri-negeri kaum Muslim saat ini, termasuk Indonesia, adalah privatisasi aset publik atau negara. Karena, para penguasa negeri-negeri kaum Muslim itu adalah boneka negara-negara kafir penjajah. Karena ulah merekalah, maka banyak aset publik dan negara jatuh ke tangan individu, baik asing maupun lokal. Sebut saja, jatuhnya Indosat ke… Read More »

Bagaimana Khilafah Menyelesaikan Kasus Freeport?

Oleh: KH Hafidz Abdurrahman PT Freeport Indonesia adalah sebuah perusahaan pertambangan yang mayoritas sahamnya dimiliki Freeport-McMoran Copper & Gold Inc. (AS). Perusahaan ini menghasilkan emas terbesar di dunia melalui tambang Grasberg. Freeport telah melakukan eksplorasi di dua tempat di Papua, masing-masing tambang Erstberg (dari 1967) dan tambang Grasberg (sejak 1988), di kawasan Tembaga Pura, Kabupaten… Read More »

Kepemilikan Umum

Problem paling penting yang diselesaikan oleh sistem apapun adalah problem kepemilikan, yakni siapa yang memiliki hak dalam kepemilikan sesuatu di masyarakat. Kapitalisme berpandangan, sesuatu di masyarakat itu dimiliki oleh pribadi. Dalam doktrin ideologi Kapitalisme tidak ada kepemilikan yang khusus untuk negara atau kepemilikan umum masyarakat. Sebaliknya, ideologi Sosialisme berpandangan, segala sesuatu wajib dimiliki oleh publik… Read More »

Kebijakan Khilafah terhadap Pemilikan Property oleh Orang Asing

Oleh: KH Hafidz Abdurrahman Properti yang dimaksud di sini adalah tanah dan bangunan yang berdiri di atasnya, baik dalam bentuk rumah tinggal, gudang, pabrik maupun yang lain. Sedangkan yang dimaksud dengan orang asing adalah rakyat negara lain, bukan negara khilafah. Karena itu, status kepemilikan mereka atas properti tersebut membutuhkan rincian. Jual-Beli dengan WNA Hukum asal… Read More »